Breaking News
light_mode
Trending Tags

Duit Mitra Belum Kembali, Reputasi CV Noah Solution di Ujung Tanduk, Disperindag KSB Disorot

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • visibility 76

Foto. Pengadaan Mesin Press Paving Hidrolic Semi Otomatis dalam proyek Tahun Anggaran 2025, CV Noah Solution

Lombokvoice, Sumbawa Barat | Dugaan ketidaktertiban dalam proses pengembalian dana proyek pengadaan kembali menyeret nama CV Noah Solution, salah satu rekanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa Barat. Isu tersebut mencuat setelah unggahan milik Dedi Wahyud Al’Zaimar viral di media sosial dan menuai reaksi publik.

Dalam unggahannya, Dedi menyebut CV Noah Solution hingga kini belum mengembalikan dana sebesar Rp176,5 juta kepada UD Brigitha, mitra yang selama ini membantu menyediakan peralatan pengadaan.

Dana itu sebelumnya digunakan untuk pembelian dan pengiriman Mesin Press Paving Hidrolic Semi Otomatis dalam proyek Tahun Anggaran 2025. UD Brigitha disebut telah mendahulukan Rp160 juta untuk pembelian mesin dan Rp16,5 juta untuk ongkos kirim. Namun pembayaran dari CV Noah Solution tak kunjung kembali, meski sebelumnya telah ada janji pelunasan.

Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari pihak mitra, mengingat transaksi dilakukan atas dasar kepercayaan dan relasi kerja yang telah terjalin dalam beberapa proyek sebelumnya.

Tidak hanya soal dana, Dedi juga menyoroti fakta bahwa mesin yang dipesan belum diterima oleh kelompok penerima manfaat. Ketiadaan barang itu menimbulkan pertanyaan serius mengenai progres pengadaan yang bersumber dari anggaran daerah.

Situasi tersebut dianggap meruncing karena realisasi barang adalah indikator utama keberhasilan proyek. Ketertundaan pengiriman mesin dipandang sebagai sinyal adanya persoalan administrasi dan potensi ketidaktertiban dalam pelaksanaan kontrak.

Dedi menilai bahwa persoalan ini bukan lagi sebatas konflik bisnis antar-mitra, melainkan telah menyentuh ranah akuntabilitas penggunaan keuangan negara. Ia menekankan bahwa Disperindag KSB seharusnya melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap rekanan proyek pemerintah.

Dalam proses pengadaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memiliki peran strategis. PPK dituntut memastikan penyedia memenuhi semua kewajiban—baik administrasi maupun realisasi barang—sebelum pembayaran dan serah terima dilakukan. Fakta bahwa barang belum diterima membuat publik mempertanyakan fungsi pengawasan tersebut.

Di media sosial, warganet turut menyuarakan keprihatinan. Banyak yang menilai persoalan ini bisa berujung kerugian lebih besar jika tidak segera ditangani. Gelombang komentar menuntut transparansi dan klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Beberapa suara bahkan mendesak Disperindag KSB untuk memberikan pernyataan terbuka guna memastikan apakah proyek ini berjalan sesuai prosedur atau justru mengalami penyimpangan. Publik menolak ada anggaran daerah yang menguap tanpa hasil.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Noah Solution belum memberikan penjelasan tentang alasan keterlambatan pengembalian dana maupun status terkini pengadaan mesin tersebut. Pihak Disperindag KSB juga belum menyampaikan keterangan resmi terkait keterlambatan realisasi barang.

Kondisi ini kian memicu berkembangnya spekulasi. Sebagian pihak menilai perlu dilakukan pemeriksaan internal untuk memastikan seluruh proses—mulai dari kontrak, pembelian barang, pencairan dana, hingga pertanggungjawaban—berjalan sesuai regulasi pengadaan.

Persoalan ini menjadi sorotan karena menyangkut kredibilitas penyedia maupun transparansi pengelolaan anggaran daerah. Publik kini menunggu tindakan tegas pemerintah daerah dalam menuntaskan masalah dan memastikan tidak ada penyimpangan yang merugikan masyarakat. (Fr-Lv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Menpora, Erick Thohir Yakin FIFA Tak Masalah

    Jadi Menpora, Erick Thohir Yakin FIFA Tak Masalah

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Jakarta, Lombokvoice | Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan dirinya saat ini masih menjabat sebagai ketua umum (Ketum) PSSI. Ia mengaku masa depannya sebagai ketum PSSI akan ditentukan oleh Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA. “Hari ini iya (ketum PSSI), karena kalau kita lihat sebelumnya sendiri kan saya, waktu menteri […]

  • Marak Penjualan Alkohol Ilegal, SAMUDRA NTB Ancam Gelar Aksi Besar-besaran

    Marak Penjualan Alkohol Ilegal, SAMUDRA NTB Ancam Gelar Aksi Besar-besaran

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Lombokvoice, Mataram – Maraknya praktik penjualan minuman beralkohol ilegal yang melanggar aturan di Kota Mataram dinilai sudah menjadi fakta publik yang tak bisa lagi ditoleransi. Puluhan tempat usaha atau kafe diduga kuat masih beroperasi dan menjual minuman melebihi batas kadar yang diizinkan, bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Mataram Nomor 2 Tahun 2015. Kondisi ini […]

  • Keadilan Tak Boleh Tunduk Tekanan: ALIBI CENTER NTB Tegaskan Advokat Wajib Dilindungi, Penegakan Hukum Harus Tanpa Pandang Bulu

    Keadilan Tak Boleh Tunduk Tekanan: ALIBI CENTER NTB Tegaskan Advokat Wajib Dilindungi, Penegakan Hukum Harus Tanpa Pandang Bulu

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MATARAM, Lombokvoice – Prinsip negara hukum kembali ditegaskan dengan tegas oleh Sekretaris Jenderal ALIBI CENTER NTB, Haji Satria Utama. Dalam pernyataan sikapnya, ia menegaskan bahwa keadilan tidak boleh dikuasai oleh tekanan pihak manapun, profesi advokat harus mendapat perlindungan penuh, dan penegakan hukum harus berjalan tegas serta objektif tanpa memandang status maupun kedudukan seseorang. Sebagai negara […]

  • 529 Warga Tuntut Kades Tongo Mundur: Diduga “Cetak” Sporadik 11 Hektare untuk Istri, Idham Khalid Dituding Salahgunakan Jabatan

    529 Warga Tuntut Kades Tongo Mundur: Diduga “Cetak” Sporadik 11 Hektare untuk Istri, Idham Khalid Dituding Salahgunakan Jabatan

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Foto. Gambar Ilustrasi Kades Tongo Cetak Sporadik 11 Hektare untuk Istri Lombokvoice, Sumbawa Barat – Bara konflik agraria di Desa Tongo, Kecamatan Sekongkang, tak lagi bisa ditutup-tutupi. Sebanyak 529 warga resmi meneken mosi tidak percaya dan mendesak Kepala Desa Tongo, Idham Khalid, mundur dari jabatannya. Tuduhannya keras: dugaan menerbitkan sporadik fiktif seluas 11 hektare atas […]

  • Puluhan Paket Disorot, Dugaan Mark Up 1,3 Miliar Bantuan Dinas Perikanan KSB Menguat

    Puluhan Paket Disorot, Dugaan Mark Up 1,3 Miliar Bantuan Dinas Perikanan KSB Menguat

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Foto. Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat Lombokvoice, Sumbawa Barat | Dugaan mark up dalam Program Bantuan Perikanan Budidaya TA 2025 di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini tak lagi bisa disapu di bawah karpet. Masyarakat Pemantau Keuangan Negara (MPKN) NTB membongkar pola anggaran yang tidak wajar, dan temuan mereka membuat publik tersentak: indikasi penggelembungan mencapai 32 […]

  • Dugaan Keberpihakan Ketua BPD Batunyala kepada Salah Satu Calon Kades Disorot

    Dugaan Keberpihakan Ketua BPD Batunyala kepada Salah Satu Calon Kades Disorot

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    LOMBOK TENGAH Lombokvoice — Semesta NTB menerima aduan dari masyarakat terkait dugaan keterlibatan oknum Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Batunyala beserta sejumlah jajarannya dalam mendukung salah satu calon Kepala Desa Batunyala. Aduan tersebut menjadi perhatian dan perlu ditindaklanjuti melalui klarifikasi serta verifikasi fakta secara objektif. BPD merupakan lembaga desa yang harus menjalankan tugas dan kewenangannya […]

expand_less Back to top