Breaking News
light_mode
Trending Tags

Duit Mitra Belum Kembali, Reputasi CV Noah Solution di Ujung Tanduk, Disperindag KSB Disorot

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • visibility 75

Foto. Pengadaan Mesin Press Paving Hidrolic Semi Otomatis dalam proyek Tahun Anggaran 2025, CV Noah Solution

Lombokvoice, Sumbawa Barat | Dugaan ketidaktertiban dalam proses pengembalian dana proyek pengadaan kembali menyeret nama CV Noah Solution, salah satu rekanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa Barat. Isu tersebut mencuat setelah unggahan milik Dedi Wahyud Al’Zaimar viral di media sosial dan menuai reaksi publik.

Dalam unggahannya, Dedi menyebut CV Noah Solution hingga kini belum mengembalikan dana sebesar Rp176,5 juta kepada UD Brigitha, mitra yang selama ini membantu menyediakan peralatan pengadaan.

Dana itu sebelumnya digunakan untuk pembelian dan pengiriman Mesin Press Paving Hidrolic Semi Otomatis dalam proyek Tahun Anggaran 2025. UD Brigitha disebut telah mendahulukan Rp160 juta untuk pembelian mesin dan Rp16,5 juta untuk ongkos kirim. Namun pembayaran dari CV Noah Solution tak kunjung kembali, meski sebelumnya telah ada janji pelunasan.

Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari pihak mitra, mengingat transaksi dilakukan atas dasar kepercayaan dan relasi kerja yang telah terjalin dalam beberapa proyek sebelumnya.

Tidak hanya soal dana, Dedi juga menyoroti fakta bahwa mesin yang dipesan belum diterima oleh kelompok penerima manfaat. Ketiadaan barang itu menimbulkan pertanyaan serius mengenai progres pengadaan yang bersumber dari anggaran daerah.

Situasi tersebut dianggap meruncing karena realisasi barang adalah indikator utama keberhasilan proyek. Ketertundaan pengiriman mesin dipandang sebagai sinyal adanya persoalan administrasi dan potensi ketidaktertiban dalam pelaksanaan kontrak.

Dedi menilai bahwa persoalan ini bukan lagi sebatas konflik bisnis antar-mitra, melainkan telah menyentuh ranah akuntabilitas penggunaan keuangan negara. Ia menekankan bahwa Disperindag KSB seharusnya melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap rekanan proyek pemerintah.

Dalam proses pengadaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memiliki peran strategis. PPK dituntut memastikan penyedia memenuhi semua kewajiban—baik administrasi maupun realisasi barang—sebelum pembayaran dan serah terima dilakukan. Fakta bahwa barang belum diterima membuat publik mempertanyakan fungsi pengawasan tersebut.

Di media sosial, warganet turut menyuarakan keprihatinan. Banyak yang menilai persoalan ini bisa berujung kerugian lebih besar jika tidak segera ditangani. Gelombang komentar menuntut transparansi dan klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Beberapa suara bahkan mendesak Disperindag KSB untuk memberikan pernyataan terbuka guna memastikan apakah proyek ini berjalan sesuai prosedur atau justru mengalami penyimpangan. Publik menolak ada anggaran daerah yang menguap tanpa hasil.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Noah Solution belum memberikan penjelasan tentang alasan keterlambatan pengembalian dana maupun status terkini pengadaan mesin tersebut. Pihak Disperindag KSB juga belum menyampaikan keterangan resmi terkait keterlambatan realisasi barang.

Kondisi ini kian memicu berkembangnya spekulasi. Sebagian pihak menilai perlu dilakukan pemeriksaan internal untuk memastikan seluruh proses—mulai dari kontrak, pembelian barang, pencairan dana, hingga pertanggungjawaban—berjalan sesuai regulasi pengadaan.

Persoalan ini menjadi sorotan karena menyangkut kredibilitas penyedia maupun transparansi pengelolaan anggaran daerah. Publik kini menunggu tindakan tegas pemerintah daerah dalam menuntaskan masalah dan memastikan tidak ada penyimpangan yang merugikan masyarakat. (Fr-Lv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Hotman 911 Lapor Prof Asikin dkk ke Mapolda NTB, Dugaan Pelanggaran Hukum Termasuk Sara Hingga Penghinaan Perempuan

    Tim Hotman 911 Lapor Prof Asikin dkk ke Mapolda NTB, Dugaan Pelanggaran Hukum Termasuk Sara Hingga Penghinaan Perempuan

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    MATARAM Lombokvoice – Dinamika hukum dalam kasus dugaan pembakaran santri di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah, semakin memanas. Setelah demonstrasi yang digelar pada Jumat sore, kemudian laporan yang disampaikan Tim Kuasa Hukum tersangka pada Senin pagi, giliran Tim Hotman 911 yang melaporkan Prof Asikin beserta jajarannya ke Markas Polda NTB pada Selasa pagi. […]

  • LSM Gelombang: Jaga Kondusivitas Menjelang MotoGP, Sengketa Tanah Tidak Akan Jadi Bumerang

    LSM Gelombang: Jaga Kondusivitas Menjelang MotoGP, Sengketa Tanah Tidak Akan Jadi Bumerang

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    LOMBOK TENGAH, Lombokvoice 14 September 2026 — Ketua LSM Gelombang (Gerakan Lombok Bangkit), Lalu Moh. Sukri, menyampaikan komitmen tegas menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana kondusif menjelang perhelatan internasional MotoGP yang segera digelar di Nusa Tenggara Barat. Ia menegaskan, persoalan sengketa lahan dan pembebasan tanah yang belum tuntas tidak akan dibiarkan mengganggu perhelatan bergengsi dunia tersebut. […]

  • Presidium PPS Tagih Kepastian Uji Publik RPP Desertada–Petada, Siap Ambil Langkah Gerakan Rakyat Jika Kembali Molor

    Presidium PPS Tagih Kepastian Uji Publik RPP Desertada–Petada, Siap Ambil Langkah Gerakan Rakyat Jika Kembali Molor

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Foto. Gambar Ilustrasi Presidium PPS Tagih Kepastian Uji Publik RPP Desertada–Petada Lombokvoice, Mataram – Presidium Aliansi Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) kembali menuntut kejelasan jadwal uji publik Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Desain Besar Penataan Daerah (Desertada) dan RPP Penataan Daerah (Petada) yang hingga kini belum dipastikan oleh pemerintah pusat. Mereka menegaskan, penundaan berulang dapat memicu […]

  • Kapolresta Mataram dan Kepala Kejari Perkuat Sinergi Demi Penegakan Hukum yang Profesional

    Kapolresta Mataram dan Kepala Kejari Perkuat Sinergi Demi Penegakan Hukum yang Profesional

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    MATARAM, Lombokvoice | Dalam sebuah langkah untuk mempererat hubungan antar-lembaga, Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., mengunjungi Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram pada Kamis, 11 September 2025. Kedatangannya disambut hangat oleh Kepala Kejari Mataram, Dr. Gde Made Pasek, S.H., M.H., di ruang kerjanya. Pertemuan ini menjadi ajang diskusi ringan namun strategis terkait perkembangan Kamtibmas (Keamanan dan […]

  • Rokok Kretek Dua Delapan Ramaikan Pasar Taliwang, Harga Bersahabat dengan Cita Rasa Kretek

    Rokok Kretek Dua Delapan Ramaikan Pasar Taliwang, Harga Bersahabat dengan Cita Rasa Kretek

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Lombokvoice, Taliwang – Kehadiran produk rokok kretek baru kembali mewarnai pasar lokal di Kabupaten Sumbawa Barat. Salah satu yang mulai dikenal masyarakat adalah Rokok Kretek Dua Delapan, yang perlahan mendapat perhatian para penikmat kretek di wilayah Taliwang dan sekitarnya. Produk ini hadir sebagai salah satu alternatif bagi masyarakat yang terbiasa menikmati rokok kretek dengan karakter […]

  • BREAKING NEWS: Suasana Memanas! Sekda Lombok Tengah Marah dan Tutup Mulut Saat Ditagih Janji Penertiban Retail Modern

    BREAKING NEWS: Suasana Memanas! Sekda Lombok Tengah Marah dan Tutup Mulut Saat Ditagih Janji Penertiban Retail Modern

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    LOMBOKVOICE, LOMBOK TENGAH – Suasana audiensi atau hearing antara Aliansi Semesta NTB bersama Serikat Masyarakat Lombok Tengah dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berlangsung panas, Kamis (23/4/2026). Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah tampak emosi, marah, dan enggan memberikan keterangan kepada awak media yang ingin mengkonfirmasi kelanjutan penertiban ritel modern. Ketika didekati untuk meminta tanggapan terkait […]

expand_less Back to top