Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jadi Menpora, Erick Thohir Yakin FIFA Tak Masalah

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • visibility 219

Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Jakarta, Lombokvoice | Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan dirinya saat ini masih menjabat sebagai ketua umum (Ketum) PSSI. Ia mengaku masa depannya sebagai ketum PSSI akan ditentukan oleh Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA.

“Hari ini iya (ketum PSSI), karena kalau kita lihat sebelumnya sendiri kan saya, waktu menteri BUMN Statuta-nya juga sah,” ujar Erick setelah dilantik sebagai Menpora di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Erick mengatakan, dirinya akan menyurati FIFA setelah resmi dilantik sebagai Menpora oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia pun meminta publik untuk bersabar menunggu keputusan FIFA.

Menurutnya, FIFA telah mengatur soal rangkap jabatan terkait pemimpin federasi sepak bola (FA) suatu negara. Keputusan induk organisasi sepak bola dunia itu nantinya yang bakal menentukan masa depan Erick di PSSI.

“Saya enggak tahu (ke depan tetap menjabat ketum PSSI atau tidak), nanti suratnya (FIFA) belum dapat. Jadi saya enggak mau bicara lebih. Setiap cabor punya international federation-nya. Jadi itu ada aturan mainnya semua,” tegas Erick.

Beberapa pasal dalam Statuta FIFA mengatur prinsip independensi federasi anggota (member associations) dan melarang intervensi pihak ketiga, termasuk pemerintah, dalam urusan internal federasi.

Jika menteri olahraga aktif juga menjabat sebagai ketua FA, rangkap jabatan ini bisa dianggap sebagai bentuk intervensi atau pengaruh politik langsung dalam struktur federasi, yang oleh FIFA dilarang dalam bentuk apa pun.

Risikonya, jika melanggar, federasi anggota dapat dikenai sanksi oleh FIFA, termasuk kemungkinan skorsing dari kompetisi internasional dan pembatasan bantuan keuangan, apabila dianggap melanggar prinsip noninterferensi.

Prinsip independensi (independence) dan larangan intervensi politik (political interference) adalah inti dari regulasi federasi sepak bola anggota. (**)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Paket Disorot, Dugaan Mark Up 1,3 Miliar Bantuan Dinas Perikanan KSB Menguat

    Puluhan Paket Disorot, Dugaan Mark Up 1,3 Miliar Bantuan Dinas Perikanan KSB Menguat

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Foto. Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat Lombokvoice, Sumbawa Barat | Dugaan mark up dalam Program Bantuan Perikanan Budidaya TA 2025 di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini tak lagi bisa disapu di bawah karpet. Masyarakat Pemantau Keuangan Negara (MPKN) NTB membongkar pola anggaran yang tidak wajar, dan temuan mereka membuat publik tersentak: indikasi penggelembungan mencapai 32 […]

  • Gubernur NTB Dukung Penuh Konservasi Hutan Adat dan Pelestarian Hutan Rinjani

    Gubernur NTB Dukung Penuh Konservasi Hutan Adat dan Pelestarian Hutan Rinjani

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Mataram, Lombokvoice | Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan dukungan penuhnya untuk pengembangan kawasan konservasi yang dikelola oleh masyarakat, seperti Hutan Adat dan pelestarian Hutan Rinjani. Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi dari Santri Foundation di Kantor Gubernur NTB. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya menjaga hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia, […]

  • Menghidupkan Lar, Menyelamatkan Jantung Peternakan Sumbawa Barat

    Menghidupkan Lar, Menyelamatkan Jantung Peternakan Sumbawa Barat

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Oleh : H. Basuki AR, SE Penulis adalah Anggota DPRD KSB Dapil III (Jereweh, Maluk dan Sekongkang), juga Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat Lombokvoice.com| Pernahkah masyarakat KSB bertanya, mengapa dijaman dulu pulau Sumbawa terkenal sebagai lumbung ternak? Padahal nenek moyang memilih beternak dengan cara yang tampak sederhana. Mereka tidak sibuk membangun kandang-kandang megah, […]

  • LSM Gelombang: Jaga Kondusivitas Menjelang MotoGP, Sengketa Tanah Tidak Akan Jadi Bumerang

    LSM Gelombang: Jaga Kondusivitas Menjelang MotoGP, Sengketa Tanah Tidak Akan Jadi Bumerang

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    LOMBOK TENGAH, Lombokvoice 14 September 2026 — Ketua LSM Gelombang (Gerakan Lombok Bangkit), Lalu Moh. Sukri, menyampaikan komitmen tegas menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana kondusif menjelang perhelatan internasional MotoGP yang segera digelar di Nusa Tenggara Barat. Ia menegaskan, persoalan sengketa lahan dan pembebasan tanah yang belum tuntas tidak akan dibiarkan mengganggu perhelatan bergengsi dunia tersebut. […]

  • Dugaan Keberpihakan Ketua BPD Batunyala kepada Salah Satu Calon Kades Disorot

    Dugaan Keberpihakan Ketua BPD Batunyala kepada Salah Satu Calon Kades Disorot

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    LOMBOK TENGAH Lombokvoice — Semesta NTB menerima aduan dari masyarakat terkait dugaan keterlibatan oknum Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Batunyala beserta sejumlah jajarannya dalam mendukung salah satu calon Kepala Desa Batunyala. Aduan tersebut menjadi perhatian dan perlu ditindaklanjuti melalui klarifikasi serta verifikasi fakta secara objektif. BPD merupakan lembaga desa yang harus menjalankan tugas dan kewenangannya […]

expand_less Back to top