BUPATI LOMBOK TENGAH HIMBAU PENGEMBANG WISATA SIAPKAN DESTINASI SEBELUM LIBUR LEBARAN 2026
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 21 Mar 2026
- visibility 46

Pengelola Diminta Jaga Keamanan, Kebersihan, dan Transparansi Informasi untuk Kunjungan yang Lancar dan Nyaman
PRAYA, 17 MARET 2026 – Menghadapi musim libur Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh pengelola destinasi wisata dan pelaku usaha pariwisata. Tujuan utama adalah memastikan penyelenggaraan kegiatan wisata berjalan aman, nyaman, tertib, dan menyenangkan bagi setiap pengunjung, sekaligus menjaga citra positif destinasi di wilayah tersebut.
Bupati Lombok Tengah yang secara langsung menyampaikan himbauan tersebut menjelaskan bahwa langkah ini merupakan antisipasi awal untuk mempertahankan kualitas layanan pariwisata yang telah dibangun selama ini. “Kita harus siap menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan dengan berbagai persiapan yang matang, mulai dari pengendalian kapasitas hingga peningkatan sarana pendukung,” ujarnya dalam siaran resmi yang diterbitkan pada hari ini.
Dalam himbauan yang ditetapkan di Kantor Bupati Praya, pemerintah daerah menetapkan sejumlah poin penting yang harus diperhatikan pengelola. Pertama, pengendalian jumlah pengunjung sesuai dengan daya tampung destinasi, termasuk pengaturan arus keluar masuk agar tidak terjadi kepadatan berlebih, terutama di lokasi yang menjadi primadona wisatawan.
Selanjutnya, pengelola diminta untuk memperkuat aspek keamanan dengan menempatkan petugas pengawas di titik-titik rawan serta memasang rambu peringatan yang jelas. Hal ini menjadi prioritas khusus bagi destinasi berbasis alam seperti pantai, air terjun, dan kolam renang yang memiliki potensi risiko bagi pengunjung.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya penataan area parkir yang aman dan tertib, termasuk penyediaan lahan parkir tambahan apabila diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelancaran akses kendaraan, termasuk rute untuk kendaraan darurat yang mungkin dibutuhkan dalam kondisi mendesak.
Di sisi kebersihan lingkungan, pengelola diimbau menyediakan tempat sampah yang memadai dan menambah tenaga kebersihan selama periode libur. Upaya ini diharapkan tidak hanya menjaga kenyamanan wisatawan tetapi juga mendukung kelestarian ekosistem destinasi wisata.
Transparansi informasi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari himbauan. Pengelola wajib menyampaikan detail terkait tarif, jam operasional, dan aturan yang berlaku secara terbuka melalui papan informasi fisik maupun platform media digital yang dapat diakses mudah oleh wisatawan.
Seluruh pelaku usaha pariwisata diharapkan mengedepankan prinsip Sapta Pesona – aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan memberikan kenangan baik. Selain itu, setiap destinasi wajib menyediakan sarana keselamatan dasar seperti kotak Pertolongan Pertama (P3K), informasi kontak darurat, serta titik kumpul untuk antisipasi kejadian tidak diinginkan.
Pengelola juga diminta menetapkan tarif secara wajar dan transparan, serta tidak melakukan pungutan liar di luar ketentuan yang berlaku. Kerjasama erat dengan instansi terkait seperti aparat keamanan, dinas perhubungan, kesehatan, dan penanggulangan kebencanaan juga harus terus ditingkatkan guna memastikan kelancaran seluruh aktivitas wisata.
Dalam kondisi tertentu, pengelola diizinkan menyesuaikan operasional destinasi bahkan melakukan penutupan sementara apabila diperlukan, terutama berdasarkan perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan yang dapat mengancam keselamatan pengunjung.
Untuk menangani segala kondisi darurat, masyarakat dan wisatawan dapat menghubungi Layanan Darurat Terpadu Call Center 112 Kabupaten Lombok Tengah yang beroperasi selama 24 jam tanpa dipungut biaya, baik untuk penanganan kasus medis, kebakaran, maupun bencana alam.
Sementara itu, bagi wisatawan yang ingin menyampaikan kesan, saran, atau keluhan selama berkunjung, dapat menghubungi akun media sosial resmi Go Mandalika atau Diskominfo Lombok Tengah sebagai kanal komunikasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Himbauan ini diharapkan dapat menjadi pedoman komprehensif bagi seluruh pihak terkait dalam menyambut musim libur Lebaran tahun ini, sehingga pariwisata Lombok Tengah tetap mampu memberikan pengalaman terbaik dan mempertahankan reputasi sebagai destinasi wisata yang handal dan berkualitas. (Admin02-Lv)
- Penulis: admin







Saat ini belum ada komentar