Polemik Lokasi Koperasi Merah Putih: Warga Masjuring Tolak, Minta Dibangun Sesuai Wilayah Administratif
- account_circle redaktur
- calendar_month Sen, 3 Agu 2026
- visibility 49

LOMBOK TENGAH, Lombokvoice 3 Agustus 2026 – Ketegangan muncul di Kecamatan Praya Barat menyusul rencana pendirian Koperasi Desa Merah Putih. Warga Desa Persiapan Masjuring secara tegas menolak lokasi yang ditetapkan, menilai alokasi lahan keliru dan berpotensi merugikan hak wilayah mereka.
Perwakilan masyarakat Desa Masjuring, Lalu Paozan, S.H. yang akrab disapa Gede Ocan, menyampaikan keberatan tersebut kepada awak media, Senin (3/8). Menurutnya, lahan yang disiapkan untuk kantor koperasi sejatinya direncanakan sebagai kantor sementara Desa Persiapan Masjuring sebelum statusnya ditetapkan menjadi desa definitif.
“Kami menolak keras. Kepala Desa Bonder telah salah mengalokasikan lokasi ini. Jika dibangun di titik itu, secara administrasi justru masuk wilayah Desa Bonder, bukan wilayah kami,” tegas Paozan.
Ia menjelaskan, pembangunan koperasi di lokasi tersebut tidak sesuai ketentuan: koperasi Desa Bonder seharusnya berdiri di wilayah Desa Bonder, sedangkan Desa Masjuring akan menyiapkan lokasi sendiri setelah status desanya resmi ditetapkan.
“Kami tidak menolak keberadaan Koperasi Merah Putih, hanya meminta lokasinya tepat. Jangan sampai hak kami sebagai desa persiapan diambil alih,” tambahnya.
Menanggapi penolakan ini, Kepala Desa Bonder, Selamat Riadi alias Rebe, menyampaikan sikapnya melalui unggahan media sosial. Ia berkomitmen tidak memaksakan kehendak dan akan mengedepankan musyawarah mufakat.
“Saya akan mengajak BPD, lembaga desa, pemangku kepentingan, dan seluruh elemen masyarakat bermusyawarah menentukan lokasi serta pengembangan koperasi dan kantor desa persiapan,” tulis Rebe.
Kepala Desa berharap keputusan akhir lahir dari kesepakatan bersama, mengutamakan kepentingan umum, transparansi, dan semangat gotong royong demi kemajuan kedua wilayah.
Saat ini masyarakat menanti pelaksanaan rapat musyawarah, guna menemukan solusi adil dan sesuai aturan administrasi desa.
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar