Breaking News
light_mode
Trending Tags

Koalisi Solidaritas Rakyat NTB Siap Turun ke Mapolda: Tuntut Segera Tahan Tersangka Kasus Santri

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
  • visibility 45

LOMBOK TENGAH, Lombokvoice – Berbagai elemen organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat bersatu dalam Koalisi Solidaritas Rakyat NTB, berkumpul untuk rapat konsolidasi di Lapangan Muhajirin, Praya, Selasa (28/7/2026). Pertemuan ini menjadi titik tolak pemantapan langkah aksi bersama yang akan digelar pada Kamis mendatang di halaman Markas Polda Nusa Tenggara Barat.

Lalu Subadri selaku Koordinator Lapangan menegaskan, pertemuan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan bukti nyata kewajiban masyarakat untuk menuntut keadilan yang terhambat. “Aksi ini mutlak harus terlaksana dan berhasil. Hingga hari ini, para pelaku belum juga ditahan, padahal desakan kami sudah disuarakan sejak lama. Kita tidak boleh diam membiarkan keadilan terkatung-katung tanpa kepastian,” tegasnya dengan tekad bulat.

Sementara itu, Kobel, pemilik akun media sosial Pono Theis menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang diambil Tim Hotman 911. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat NTB untuk turut hadir, bersatu, dan mengawal proses hukum secara langsung namun tetap tertib, damai, dan sesuai aturan di depan Mapolda NTB.

Di sisi lain, Kusnaini, S.H., M.H. selaku perwakilan Tim Hotman Faris 911 menegaskan bahwa meski kini terjadi dinamika perseteruan hukum antar tim kuasa hukum, fokus utama pihaknya tak pernah berubah sedikitpun. “Kami tetap sepenuhnya berkonsentrasi mengawal nasib tiga santri yang kini sedang mendapatkan pendampingan khusus dari Perwakilan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) NTB,” ujarnya.

Bang Kus – sapaan akrab Kusnaini – kembali mengingatkan agar masyarakat tidak terpecah belah: “Mari kita sama-sama mengawal proses hukum yang menjerat tersangka dengan sangkaan kekerasan terhadap anak, yang ancaman hukumannya mencapai 15 tahun penjara. Jangan sampai perhatian kita teralihkan dari korban utama yang harus kita bela.”

Rencana aksi Kamis nanti disiapkan sepenuhnya berjalan dengan tertib, damai, dan menjunjung tinggi etika serta peraturan yang berlaku, demi memastikan keadilan bagi para santri segera ditegakkan tanpa hambatan apapun.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less Back to top