Breaking News
light_mode
Trending Tags

Program MBG Dinilai Mengesampingkan Industri Rumahan, Pelaku UMKM Lombok Protes Implementasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
  • visibility 53

LOMBOK, NTB – Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil dan Menengah (IKM) dikenal sebagai tulang punggung ekonomi nasional yang terbukti mampu bertahan bahkan saat negara dilanda krisis, termasuk pada masa pandemi COVID-19. Namun, kehadiran Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) justru dikhawatirkan menjadi ancaman bagi keberlangsungan usaha para pelaku ekonomi kerakyatan tersebut, khususnya industri rumahan pembuat roti dan kue.

Di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), para pelaku usaha merasa kecewa atas implementasi program yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Menurut mereka, kebijakan penyusunan daftar menu di berbagai Sentra Dapur Produksi dan Penyajian Gizi (SPPG) seakan sengaja meniadakan produk roti dan kue buatan lokal, padahal hal tersebut bertentangan dengan regulasi yang telah ditetapkan.

Para pelaku usaha, di antaranya Ibu Sumi dan Ibu Wati, menyoroti Edaran BGN RI Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pendistribusian dan Penyajian Makanan Dalam Program Makanan Bergizi Gratis. Mereka menilai surat edaran tersebut hanya menjadi “kertas mati” karena tidak dijalankan sesuai ketentuan oleh petugas di lapangan.

Berdasarkan poin 9 dan 16 dalam edaran tersebut, dijelaskan bahwa untuk sasaran ibu hamil, balita, dan ibu menyusui, dapat diberikan makanan segar yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi. Secara spesifik, disebutkan bahwa penyajian makanan dapat berbasis roti, seperti burger, hotdog, kebab, dan lainnya sebagai menu siap saji harian, yang berfungsi sebagai pengganti nasi dengan kadar karbohidrat dan protein yang setara.

“Padahal jelas tertulis, menu berbasis roti itu diperbolehkan dan diatur. Tidak semua balita suka makan nasi, roti adalah alternatif yang tepat dan bergizi. Namun kenapa di lapangan justru ditiadakan?,” keluh salah satu pengrajin kue di Lombok.

Mereka menilai, sistem pembagian yang saat ini berjalan cenderung berantakan dan tidak tertib dibandingkan jika menggunakan produk siap santap yang terstandar. Penghapusan menu ini secara langsung mematikan potensi pasar bagi industri rumahan yang selama ini menggantungkan hidup dari penjualan roti dan kue.

Para pelaku usaha juga menyoroti sikap Koordinator Regional SPPI/BGN NTB beserta jajarannya di tingkat kabupaten/kota yang dianggap menutup mata dan telinga terhadap aspirasi ini. Ketika ditanyakan alasan penghapusan menu tersebut, jawaban yang diterima hanyalah mengacu pada “perintah atasan” dan hasil rapat daring, tanpa ada upaya nyata untuk mengakomodasi potensi lokal.

Akibatnya, program yang seharusnya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat justru dinilai mematikan usaha kecil. Jika roti dan kue buatan warga tidak dilibatkan dalam daftar menu MBG, maka terjadi kerugian ekonomi yang nyata bagi masyarakat akar rumput.

Merespons hal ini, para pelaku UMKM dan IKM menuntut agar petugas SPPI bertanggung jawab penuh dan menjalankan tugas sesuai arahan BGN pusat. Mereka menilai penghapusan menu roti bukan hanya kesalahan administratif, namun diduga kuat mengandung unsur kesengajaan atau kelalaian yang merugikan.

“Menu roti itu wajib ada sesuai aturan. Jika tidak dilaksanakan, maka patut diduga ada unsur pembunuhan ekonomi terhadap industri rumahan,” tegas mereka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak BGN atau koordinator SPPI wilayah NTB terkait protes dan tuntutan klarifikasi dari para pelaku usaha tersebut. (Admin02-Lv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ESDM NTB Warning Koperasi Merah Putih Jereweh: Jangan Coba Aktivitas Sebelum Kantongi Izin

    ESDM NTB Warning Koperasi Merah Putih Jereweh: Jangan Coba Aktivitas Sebelum Kantongi Izin

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Foto. Kepala Bidang Mineral dan Batu Bara (Minerba) Dinas ESDM Provinsi NTB, Iwan Setiawan, ST, Lombokvoice, Mataram – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat mengeluarkan peringatan keras kepada Koperasi Merah Putih di Desa Belo, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, yang diduga hendak melakukan aktivitas di atas lahan berstatus konsesi perusahaan […]

  • Lebaran 1447 H: Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lombok Tengah Berikan Ucapan Selamat, Apresiasi Ibadah Puasa Masyarakat

    Lebaran 1447 H: Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lombok Tengah Berikan Ucapan Selamat, Apresiasi Ibadah Puasa Masyarakat

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Abdus Sahid, LOMBOK TENGAH, JUM’AT (20/03/2026) – Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa yang penuh kesabaran dan ketekunan, umat muslim di seluruh dunia termasuk masyarakat Lombok Tengah akan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada besok hari Sabtu. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Fraksi […]

  • Brigif TP 31/PS dan Forkopimcam Pekat Bersinergi dalam Pemasangan Umbul-Umbul untuk Memeriahkan HUT ke-81 RI di Calabai

    Brigif TP 31/PS dan Forkopimcam Pekat Bersinergi dalam Pemasangan Umbul-Umbul untuk Memeriahkan HUT ke-81 RI di Calabai

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

        Dompu, Lombokvoice Menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, Brigif TP 31/PS terus menunjukkan kepedulian dan keterlibatannya dalam mendukung kesiapan kegiatan di wilayah Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Komandan Brigif TP 31/PS Kolonel Inf Ardiansyah, memerintahkan jajaran anggota Denma Brigif TP 31/PS dan Yon TP […]

  • Komdigi Gelar Kunjungan Jurnalistik, Soroti Keberhasilan “Kampung Internet” di NTB

    Komdigi Gelar Kunjungan Jurnalistik, Soroti Keberhasilan “Kampung Internet” di NTB

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    LOMBOKVOICE, LOMBOK – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar kegiatan Kunjungan Jurnalistik bertajuk “Kampung Internet Nusa Tenggara Barat”. Agenda strategis ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 April 2026, dengan tujuan memotret keberhasilan transformasi digital di tingkat desa dan memperkuat narasi kemajuan teknologi nasional. Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan misi peninjauan […]

  • Ratusan Elemen Koalisi Rakyat NTB Turun ke Polda: Tuntut Penahanan Tersangka Pembakaran Santri dan Pelaku Rasisme

    Ratusan Elemen Koalisi Rakyat NTB Turun ke Polda: Tuntut Penahanan Tersangka Pembakaran Santri dan Pelaku Rasisme

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MATARAM, Lombokvoice – Suara lantang ribuan warga bergema di depan Markas Polda Nusa Tenggara Barat, Kamis (30/7/2026). Koalisi Rakyat NTB menggelar aksi kemanusiaan berjalan kaki dari Lapangan Malomba menuju gerbang kepolisian, membawa tuntutan utama: segera menahan tersangka kasus dugaan pembakaran santri serta oknum yang diduga melakukan ujaran rasisme dan menghalangi proses hukum. Dalam orasinya, Ketua […]

  • Diduga Koperasi Merah Putih Desa Belo Jereweh Nambang di Konsesi Milik Perusahaan

    Diduga Koperasi Merah Putih Desa Belo Jereweh Nambang di Konsesi Milik Perusahaan

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Lombokvoice, Sumbawa Barat – Koperasi Merah Putih Desa Belo Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diduga melakukan aktivitas penambangan emas diwilayah konsesi milik perusahaan. Dari pengakuan warga setempat, terkomfirmasi koperasi tersebut akan mengelola lahan tambang seluas 600 hektar yang didalam nya termasuk konsesi salah satu perusahaan. Sementara merujuk pada prinsip hukum dan regulasi pertambangan di […]

expand_less Back to top