Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kafe Ilegal dan Praktik Judi Dibiarkan Hidup, Ketua DPD LSM KPK RI Desak Pemda–Polres Lombok Barat Bertindak Tegas hingga Pidana

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • visibility 39

Lombokvoice, Lombok Barat – Ketua DPD LSM KPK RI, M. Junaidi, mendesak Pemerintah Daerah dan Polres Lombok Barat untuk segera mengambil langkah tegas terhadap maraknya kafe ilegal serta kos-kosan bermasalah di wilayah Kecamatan Kuripan dan Kediri.

Desakan ini muncul setelah adanya penggerebekan sejumlah kafe di beberapa titik, seperti Dusun Tambang Eleh, Lamper, dan Suranadi. Namun, menurut Junaidi, penindakan tersebut dinilai tidak efektif karena tempat-tempat tersebut kembali beroperasi hanya dalam hitungan satu hingga dua hari.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas kafe-kafe tersebut masih berlangsung hingga larut malam. Kondisi ini dinilai mencederai upaya penegakan hukum dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Junaidi menegaskan bahwa penegakan Peraturan Daerah (Perda) harus dilakukan secara konsisten, bukan sekadar formalitas atau tindakan sesaat. Ia mengingatkan bahwa pembiaran terhadap praktik ilegal dapat berdampak buruk terhadap generasi mendatang.

“Kita khawatir, jika ini terus dibiarkan, akan berdampak pada masa depan anak cucu kita. Lingkungan sosial bisa rusak jika tidak ada tindakan nyata dari pemerintah,” ujarnya, Senin, 20 April 2026.

Ia juga mengkritik sikap pemerintah daerah yang dinilai hanya sebatas mengeluarkan imbauan tanpa tindakan konkret. Menurutnya, razia harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya ketika isu tersebut ramai di media sosial.

Lebih lanjut, Junaidi meminta agar aparat penegak hukum tidak ragu membawa pelanggaran tersebut ke ranah pidana jika terbukti melanggar aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Permasalahan ini, kata dia, kini telah merambah hingga ke dusun-dusun, tidak lagi terbatas di kawasan perkotaan. Hal ini menjadi sinyal serius bahwa pengawasan perlu diperketat hingga ke tingkat bawah.

Selain kafe ilegal dan kos-kosan, Junaidi juga menyoroti praktik perjudian seperti tajen atau gocekan yang disebut masih marak di wilayah Kecamatan Kediri dan Kuripan.

Menurutnya, aktivitas ilegal tersebut berpotensi menjadi pemicu meningkatnya tindak kriminalitas dan premanisme yang dapat merusak tatanan sosial masyarakat desa.

Ia mengingatkan bahwa Lombok, yang dikenal dengan julukan “Pulau Seribu Masjid”, harus dijaga citra dan nilai-nilai kearifan lokalnya agar tidak tercoreng oleh aktivitas-aktivitas ilegal.

“Jangan sampai citra daerah kita rusak di mata nasional maupun internasional hanya karena pembiaran terhadap praktik-praktik yang melanggar hukum,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Junaidi berharap pemerintah daerah dan Polres Lombok Barat dapat bergerak cepat sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Ia menambahkan, Lombok Barat saat ini tengah berbenah, sehingga diperlukan komitmen bersama untuk memberantas segala bentuk aktivitas ilegal dan premanisme demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. (Admin02-LV)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Pembangunan SDM, Komisi IV DPRD Sumbawa Dorong Empat Ranperda Inisiatif

    Dukung Pembangunan SDM, Komisi IV DPRD Sumbawa Dorong Empat Ranperda Inisiatif

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Arief Rahman Hakim
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sumbawa Besar, Lombokvoice | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna penting, Senin (15/09/2025), yang menghasilkan keputusan strategis. Agenda utama rapat adalah penyampaian tanggapan komisi-komisi terhadap pandangan umum fraksi-fraksi serta persetujuan pengesahan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usul prakarsa komisi menjadi Ranperda DPRD Tahun 2025. Pada persidangan ini, Komisi IV DPRD Sumbawa […]

  • RONA-RONA CUMARANG RIA DI DUGA BUKA JUDI ROLET TERANG TERANGAN DI PASAR MALAM JURANG JALER APH HARUS SEGERA AMBIL TINDAKAN   

    RONA-RONA CUMARANG RIA DI DUGA BUKA JUDI ROLET TERANG TERANGAN DI PASAR MALAM JURANG JALER APH HARUS SEGERA AMBIL TINDAKAN  

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LOMBOK TENGAH, 15 Oktober 2026 — Pola yang cerdik namun mencurigakan terungkap di pasar malam Cumarang Ria Interprize, Desa Jurang Jaler. Selain permainan rolet yang terlihat jelas setiap malam, diduga ada permainan bola adil yang hanya aktif saat keramaian memuncak. Narasumber di lokasi mengonfirmasi hal ini: “Kalau ramai baru ada, Pak. Kalau sepi mereka tidak […]

  • CFD Difungsikan untuk Acara Pejabat, Pedagang Kecil Jadi Korban: Ruang Publik atau Panggung Seremonial?

    CFD Difungsikan untuk Acara Pejabat, Pedagang Kecil Jadi Korban: Ruang Publik atau Panggung Seremonial?

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    LOMBOKVOICE, MATARAM – Konsep Car Free Day (CFD) yang digadang-gadang sebagai “ruang napas” ekonomi bagi rakyat kecil dan UMKM, kembali menuai kontroversi. Alih-alih menjadi wadah produktivitas masyarakat, kebijakan ini dinilai sering kali berubah fungsi menjadi tempat seremoni yang mengesampingkan nasib pedagang kecil. Kritikan keras dilontarkan terkait praktik yang kerap terjadi, di mana area CFD tiba-tiba […]

  • Lewat Lomba Video Kreatif, LBH Pepadu Keadilan Ajak Warga Lombok Tengah Bersuara Cegah KKN

    Lewat Lomba Video Kreatif, LBH Pepadu Keadilan Ajak Warga Lombok Tengah Bersuara Cegah KKN

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

      LOMBOK TENGAH, Lombokvoice 14 Agustus 2026 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pepadu Keadilan Lombok Tengah mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Lombok Tengah untuk menyuarakan kepeduliannya melalui karya kreatif. Sebuah lomba video berdurasi satu menit kini dibuka lebar bagi warga untuk menyampaikan pandangan, gagasan, dan pengawasan guna mencegah praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di […]

  • SIHIR DESIL” BPS: Warga Miskin Lombok Tengah Dipaksa Jadi “Kaya Raya” di Atas Kertas — Bansos Dicabut, Beasiswa Terancam

    SIHIR DESIL” BPS: Warga Miskin Lombok Tengah Dipaksa Jadi “Kaya Raya” di Atas Kertas — Bansos Dicabut, Beasiswa Terancam

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    LOMBOK TENGAH,Lombokvoice 9 September 2026 — Sebuah fenomena yang menyakitkan dan mencurigakan sedang menimpa ratusan ribu keluarga prasejahtera di Nusa Tenggara Barat, khususnya di Lombok Tengah. Warga yang nyata-nyata hidup serba kekurangan di gubuk-gubuk pelosok, secara ajaib berubah status menjadi kelompok masyarakat paling kaya — Desil 10 — di dalam data sistem BPS. Konsekuensinya? Bantuan […]

  • Silaturahmi DPD Partai PADI Lombok Tengah, Mahsun Ahmadi Tegaskan Kesiapan Partai Menyongsong Pemilihan

    Silaturahmi DPD Partai PADI Lombok Tengah, Mahsun Ahmadi Tegaskan Kesiapan Partai Menyongsong Pemilihan

    • calendar_month Jum, 4 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    LOMBOK TENGAH,Lombokvoice 4 September 2026 — Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti kediaman Mahsun Ahmadi di Desa Beraim, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah. Pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PADI Lombok Tengah menggelar silaturahmi sekaligus pertemuan konsolidasi untuk mempererat kebersamaan dan menyamakan visi partai di wilayah tersebut. Dalam sambutannya, Mahsun Ahmadi selaku […]

expand_less Back to top